Persiapan Asian Games, Atlet Wushu Jalani Pelatnas di Rusia
Artikel- 12 Feb 2018

Persiapan Asian Games, Atlet Wushu Jalani Pelatnas di Rusia

Menjelang dimulainya Asian Games 2018, Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) terus melakukan persiapan dengan mengirim atlet ke Rusia untuk menjalani pemusatan latihan.

Sekjen PB WI Ngatino mengatakan atlet yang dikirim ke Rusia adalah untuk disiplin Sanda atau tarung. Pilihan untuk berlatih ke Rusia disebabkan karena negara tersebut kemampuannya sudah tidak diragukan lagi.

" Rusia itu kuat di Sanda. Makanya ini menjadi pertimbangan PB WI untuk mengirimkan atlet ke sana. Rencananya mereka akan berangkat 14 Februari," katanya di sela Rakernas PB WI di Hotel Atlet Century Senayan, Jakarta, Minggu (12/2/2018).

Menurut dia, atlet Sanda yang dikirim ke Rusia berjumlah tujuh atlet dengan rincian empat atlet putra dan tiga atlet putri. Bagi PB WI, Rusia bukan satu-satunya negara tujuan untuk menjadi negara tujuan pelatnas. Namun, ada beberapa negara lain di antaranya Iran.

"Setelah dari Rusia langsung ke Iran. Kira-kira sekitar satu bulan kita akan menjalani pemusatan latihan di sana," tambah Ngatino.

Munculnya nama Iran dianggap aneh lantaran negara tersebut bakal menjadi pesaing Indonesia untuk disiplin Sanda Asian Games 2018. Namun, apa yang dilakukan PB WI bukan tanpa alasan karena Iran merupakan negara kedua setelah Tiongkok yang merajai wushu disiplin Sanda. Kemampuan atlet dari negara Timur Tengah itu sudah tidak diragukan lagi.

"Setelah dari kejuaraan dunia (sanda), juaranya dari Iran makanya kami juga mengirim atlet ke sana untuk meningkatkan kemampuan," kata manajer pelatnas tim Indonesia, Iwan Kwok.

Untuk disiplin Sanda, Indonesia memang belum seberapa mempunyai prestasi. Namun, perkembangannya cukup bagus setelah menempatkan satu atletnya meraih perunggu di kejuaraan dunia. Dengan demikian, peluang untuk meraih medali Asian Games 2018 tetap terbuka.

Indonesia selama ini kuat di sektor seni. Sebut saja nama Lindswell Kwok hingga Juwita Niza Wasni yang sudah kenyang pengalaman termasuk menjadi juara dunia. Hanya saja, untuk Asian Games 2018 tetap harus kerja keras karena atlet China, Malaysia maupun Vietnam bakal unjuk kemampuan.

 

Sumber : netralnews.com

Statistik Pengunjung

1387
11278
4
10